Rabu, 17 April 2019

Percobaan 3 : Triangel Wave Generator




1. Jurnal    [kembali]
2. Hardware  [kembali]


3. Video Praktikum    [kembali]



4. Analisa   [kembali]
1

2

3

4

5
kenapa setiap percobaan gambar sinyal output memiliki prioda  yang berbeda? perbedaan perioda pada setiap percobaan trianlgle wave generator di karenakan setiap percobaan menggunakan capasitor yang nilainya berbeda, sehingga ketikan capasitor men charge dan melepas elektron akan memerlukan waktu yang berbeda dengan capasitor lain.

Percobaan 2 : Non Inverting Aplifier



1. Jurnal    [kembali]


2. Hardware  [kembali]


3. Video Praktikum    [kembali]


4. Analisa   [kembali]

Kenapa output pada Rf 70 ada yang memiliki V output yang sama? Karena pada sumber tegangan yang diberikan hanya sebesar 12 V, dan perbesaran yang diberikan melebihi 12 V, sehingga output hanya berada di bawah 12V.

5. LinkDownload    [kembali]





Senin, 15 April 2019

Tugas Pendahuluan : Modul 4




Kondisi[menuju awal]

Rancanglah rangkaian inverting amplifier sesuai pada percobaan dan ganti resistor dengan ukuran 3,9k ohm untuk R1 dan R2, atur tegangan input menjadi -1.3 V serta catatlah tegangan output yang dihasilkan.


Gambar Rangakaian Simulasi[menuju awal]



Video Simulasi[menuju awal]




Prinsip Kerja Rangkaian[menuju awal]


Pada rangkaian inverting tegangan yang di inputkan akan di kuatkan sebesar Rf /R1, dan membalikkan polaritas pada output, tegangan diperbesar sampai batas tegagan pada vcc. input sebesar -1.3 v akan mengalirkan arus melalui R1 kemudian melalui Op amp, ketika keluar op amp akan ada aliran feedback melalui Rf swhingga bisa meningkatkan level tegangan output.

Link Download[menuju awal]




MODUL IV
OP-AMP DAN PEMBANGKIT GELOMBANG ISYARAT

1. Tujuan [kembali]


  1. Merangkai dan menguji rangkaian inverting amplifier dan non inverting Amplifier
  2. Merangkai dan menguji penguatan pada suatu rangkaian amplifier
  3. Merangkai dan menguji rangkaian triangle wave generator

2. Alat dan Bahan [kembali]
  1. Panel rangkaian op-amp
  2. Modul Triangle Wave Generator
  3. Osiloskop 
  4. Multimeter
  5. Functino Generator
  6. Jumper
3. Dasar Teori [kembali]
Operational Amplifier
Operational Amplifier atau yang di singkat op-amp merupakan salah satu komponen analog yang sering digunakan dalam berbagai aplikasi rangkaian elektronika.Aplikasi op-amp yang paling sering dipakai antara lain adalah rangkaian inverter, non-inverter, buffer, adder (penjumlah),integrator dan
differensiator.

1. Rangkaiaan Inverting
Rangkaian penguat inverting merupakan rangkaiaan elektronika yang berfungsi untuk memperkuat dan membalik polaritas sinyal masukan. Jadi, ada tanda minus pada rumus penguatannya. Penguatan inverting amplier adalah bisa lebih kecil nilai besaran dari 1. Sebuah penguat pembalik menggunakan umpan balik negatif untuk membalik dan menguatkan sebuah tegangan.


Resistor Rf melewatkan sebagian sinyal keluaran kembali ke masukan. Karena keluaran tak sefase sebesar 180 derajat, maka nilai keluaran tersebut secara efektif mengurangi besar masukan. Rumus dan rangkaiaan inverting dideskripsikan sebagai berikut :
2. Rangkaiaan Non-Inverting
Penguat non-inverting amplier merupakan kebalikan dari penguat inverting, dimana input dimasukkan pada input non-inverting sehingga polaritas output akan sama dengan polaritas input tapi memiliki penguatan yang tergantung dari besarnya hambatan feedback dan hambatan input. Penguat ini memiliki masukan yang dibuat melalui input non-inverting. Dengan demikian tegangan keluaran rangkaian ini akan satu fasa dengan tegangan inputnya. Rumus dan rangkaiaan non-inverting dideskripsikan sebagai berikut:


Triangle Wave Generator
Triangle Wave Generator atau Pembangkit Gelombang Segitiga umumnya terdiri dari 2 bagian utama. Bagian utama tersebut adalah rangkaian Non-Inverting schmitt triger oleh A1 dan rangkaian integrator yang dibangun oleh A2. Output rangkaian NonInverting schmitt triger pada Triangle Wave Generator atau Pembangkit Gelombang Segitiga ini berupa gelombang kotak yang digunakan untuk driver rangkaian integratorA2.

Rangkaian integrator yang diberi input gelombang kotak akan memberikan output berupa gelombang segitiga dan digunakan untuk umpan balik (feedback ke rangkaian Non-Inverting schmitt triger A1 pada rangkaian Triangular Wave Generator atau Pembangkit Gelombang Segitiga ini sehingga  rangkaian NonInverting schmitt triger A1 akan memberikan input ke integrator lagi dan hal ini berulang terus